Cara memperbaiki Transistor Final Amplifier terbakar terus | Transistor Final adalah komponen dari Amplifier yang berfungsi sebagai penguat akhir dan penguat untuk Speaker. Tanpa Transistor Final, amplifier tidak dapat bekerja untuk mengeluarkan suara pada Speaker. Ada banyak jenis transistor final, salah satunya yang sering dikenal adalah Sanken 2sa1216 dan 2sc2922, Toshiba 2SA1943 dan 2SC5200, Transistor jengkol 2N3055 dan MJE2955.
Pada artikel kali ini saya mau membagikan pengalaman saya mengenai cara memperbaiki Transistor Final Amplifier terbakar terus. Waktu itu saya diminta teman saya untuk memperbaiki amplifiernya yang katanya mengeluarkan asap. Setelah saya bongkar dan periksa ternyata ada 2 komponen yang sudah hangus terbakar yaitu resistor 330 ohm, selain itu Transistor Finalnya juga ada sedikit gosong.
Karena letak resistor 330 ohm tersebut pada bagian penguat akhir, maka sudah pasti komponen lain perlu dicek kembali karena kerusakan satu komponen pada bagian penguat akhir pasti mempengaruhi komponen lain. Jadi sebelum kita mengganti Transistor Finalnya, kita perlu mengecek satu-satu komponen yang terhubung dengan transistor final tersebut. Berikut ini Cara memperbaiki Transistor Final Amplifier terbakar terus :
2. Tentukan di blok mana transistor final atau komponen yang terbakar. Jika berada pada penguat akhir Speaker L maka fokus ke blok itu saja karena kita akan mengukur semua komponen pada blok itu saja.
3. Cabut Transistor Final dan komponen pendukungnya seperti Resistor kapur 0,5 Ohm, Resistor 330 Ohm atau resistor serupa yang terhubung ke kaki transistor driver, Dioda Zener IN4148 atau serupa, Transistor Driver (TIP 32, 2N5551, dll), dan kapasitor keramik menggunakan solder. Komponen ini merupakan komponen yang paling mudah rusak.
4. Ukur semua komponen tadi yang dicabut menggunakan multimeter. Disarankan pengukuran menggunakan multimeter digital karena lebih akurat dalam pembacaannya. Untuk cara pengecekkannya dapat anda cari di google.
5. Ukur juga resistor lainnya pada blok penguat akhir tanpa dicabut, gunanya untuk mengecek apakah ada resistor yang sudah short.
6. Jika pada langkah 3 ditemukan salah satu komponen yang putus atau short maka ganti semua komponen tersebut. Misalnya pada pengukuran dicek 1 transistor 2N5551 short maka ganti semua transistor tersebut. Gunanya untuk mencegah kembalinya rusaknya transistor yang sama atau transistor lainnya.
7. Ganti komponen pendukung transistor final yang short atau terbakar, jika yang terbakar adalah resistor 330 ohm dan yang serupa ganti dengan resistor 330 ohm 1/2 watt. Gunanya agar lebih awet menahan beban dari transistor driver.
8. Jika semua komponen pendukung transistor final sudah diganti atau sudah dipastikan tidak ada lagi yang short. Maka baru kita ganti resistor kapur 0.5 ohm dan transistor final.
9. Lakukan pengecekkan komponen yang telah diganti tadi dengan menyalakan amplifier sekitar 10 detik. Jika panas yang dihasilkan normal maka tidak ada komponen lagi yang short, namun apabila panasnya tidak normal maka lakukan pengecekkan lagi pada komponen lainnya yang menuju transistor final atau komponen yang panasnya tidak normal.
10. Amplifier siap digunakan kembali.
Pada artikel kali ini saya mau membagikan pengalaman saya mengenai cara memperbaiki Transistor Final Amplifier terbakar terus. Waktu itu saya diminta teman saya untuk memperbaiki amplifiernya yang katanya mengeluarkan asap. Setelah saya bongkar dan periksa ternyata ada 2 komponen yang sudah hangus terbakar yaitu resistor 330 ohm, selain itu Transistor Finalnya juga ada sedikit gosong.
Karena letak resistor 330 ohm tersebut pada bagian penguat akhir, maka sudah pasti komponen lain perlu dicek kembali karena kerusakan satu komponen pada bagian penguat akhir pasti mempengaruhi komponen lain. Jadi sebelum kita mengganti Transistor Finalnya, kita perlu mengecek satu-satu komponen yang terhubung dengan transistor final tersebut. Berikut ini Cara memperbaiki Transistor Final Amplifier terbakar terus :
Alat
- Solder
- Penyedot timah
- Multimeter Digital/Analog
- Pinset
Langkah-langkah memperbaiki Transistor Final amplifier yang terbakar terus
1. Pertama cek dulu tegangan yang dikeluarkan dari power supply (trafo, dioda bridge, elco), apakah sesuai atau kurang atau lebih. Untuk power supply simetris, cek juga apakah fasa positif (+) tidak terhubung dengan fasa negatif (-). Jika ada masalah pada bagian power supply maka perbaiki dulu sebelum mengganti transistor final atau komponen lainnya.2. Tentukan di blok mana transistor final atau komponen yang terbakar. Jika berada pada penguat akhir Speaker L maka fokus ke blok itu saja karena kita akan mengukur semua komponen pada blok itu saja.
3. Cabut Transistor Final dan komponen pendukungnya seperti Resistor kapur 0,5 Ohm, Resistor 330 Ohm atau resistor serupa yang terhubung ke kaki transistor driver, Dioda Zener IN4148 atau serupa, Transistor Driver (TIP 32, 2N5551, dll), dan kapasitor keramik menggunakan solder. Komponen ini merupakan komponen yang paling mudah rusak.
4. Ukur semua komponen tadi yang dicabut menggunakan multimeter. Disarankan pengukuran menggunakan multimeter digital karena lebih akurat dalam pembacaannya. Untuk cara pengecekkannya dapat anda cari di google.
5. Ukur juga resistor lainnya pada blok penguat akhir tanpa dicabut, gunanya untuk mengecek apakah ada resistor yang sudah short.
6. Jika pada langkah 3 ditemukan salah satu komponen yang putus atau short maka ganti semua komponen tersebut. Misalnya pada pengukuran dicek 1 transistor 2N5551 short maka ganti semua transistor tersebut. Gunanya untuk mencegah kembalinya rusaknya transistor yang sama atau transistor lainnya.
7. Ganti komponen pendukung transistor final yang short atau terbakar, jika yang terbakar adalah resistor 330 ohm dan yang serupa ganti dengan resistor 330 ohm 1/2 watt. Gunanya agar lebih awet menahan beban dari transistor driver.
8. Jika semua komponen pendukung transistor final sudah diganti atau sudah dipastikan tidak ada lagi yang short. Maka baru kita ganti resistor kapur 0.5 ohm dan transistor final.
9. Lakukan pengecekkan komponen yang telah diganti tadi dengan menyalakan amplifier sekitar 10 detik. Jika panas yang dihasilkan normal maka tidak ada komponen lagi yang short, namun apabila panasnya tidak normal maka lakukan pengecekkan lagi pada komponen lainnya yang menuju transistor final atau komponen yang panasnya tidak normal.
10. Amplifier siap digunakan kembali.
Itulah Cara memperbaiki Transistor Final Amplifier terbakar terus. Jika anda mempunyai pertanyaan mengenai artikel ini atau koreksi silahkan tanya di kontak kami atau di komentar. Dan jika menurut anda artikel ini bermanfaat tolong di share, hitung-hitung jadi amal. Sekian dari saya.


